PEMBERIAN SUSU FORMULA DIKAITKAN DENGAN DIARE

Selamat datang di blog kami. Disini kami ingin menjabarkan mengenai pemberian susu formula yang dikaitkan dengan diare. Bagaimana penjabarannya?? Penjelasannya ada dibawah ini.

 

Tidak ada salahnya di kunjungi: Kampus akademi kebidanan terbaik negeri dan swasta di Malang dengan biaya terjangkau.

 

Terapi antiretroviral (ART) profilaksis telah mengurangi terjadinya penularan ibu-ke-bayi selama kehamilan dan persalinan secara dramatis, tetapi virus masih dapat ditularkan melalui air susu ibu.

Di negara maju, dengan ada jaminan air bersih dan persediaan susu formula yang aman dan dapat diandalkan untuk bayi, perempuan HIV-positif disarankan untuk tidak menyusui. Tetapi, di negara miskin sumber daya, WHO (World Health Organization) menyarankan untuk menyusui, terutama pada enam bulan pertama, kecuali apabila pemberian susu formula “dapat diterima, dimungkinkan, terjangkau, dan aman,” atau “AFASS ( acceptable, feasible, affordable, sustainable, safe ).”

 

Dalam satu sesi tentang “Masalah mendesak di dunia berkembang” pada konferensi CROIke-14 pada 25 Februari, disampaikan oleh Tracy Creek dari Centers for Disease Control and Prevention, AS (CDC) mengenai peninjauan tentang jangkitan diare di antara bayi di Botswana yang menyoroti kebutuhan akan pertimbangan yang cermat mengenai keuntungan dan risiko terhadap menyusui.

 

Pada 2005 di Botswana, hampir sepertiga perempuan hamil terinfeksi HIV. Negara tersebut memiliki program yang dikembangkan dengan baik untuk mencegah penularan ibu-ke-bayi, dan 80 persen perempuan hamil yang HIV-positif menerima sedikitnya AZT. Ibu HIV-positif juga menerima susu formula cukup untuk 12 bulan secara gratis dari klinik.

 

Botswana mengalami periode curah hujan yang sangat tinggi pada November 2005, dan pada Januari 2006, petugas kesehatan masyarakat mulai dapat melihat peningkatan diare pada anak. Kasus meningkat empat kali lipat, dari sekitar 8500 pada 2004 menjadi lebih dari 35.000. Sementara itu kematian meningkat lebih dari 20 kali lipat dari 24 menjadi hampir 530. Pada Bulan Maret, petugas kesehatan mencatat kejadian sekunder yaitu kekurangan gizi pada bayi. Wabah diare berhenti pada awal bulan April.

 

Contoh tinja dari anak yang dirawat di rumah sakit karena diare menunjukkan bahwa 60 persen terinfeksi kriptosporidium, 50 persen E.coli , 38 persen Salmonela, dan 17 persen Sigela; banyak yang dengan beragam patogen.

 

Penyelidikan epidemiologi terhadap wabah ini mengungkapkan bahwa sebagian besar bayi yang menderita diare karena tidak disusui. Dr. Creek melaporkan dalam analisis multivariat, tidak menyusui merupakan “prediktor terkuat” terhadap diare pada bayi, meningkatkan risiko 50 kali lipat. Menggambarkan besarnya jangkitan tersebut, dalam satu desa, sepertiga bayi yang diberi susu formula meninggal akibat diare, tetapi tidak satupun yang disusui.

 

Pada kelompok sub penelitian terhadap 153 bayi dengan diare, 93 persen tidak disusui (kira-kira tiga perempatnya diberi susu formula dan 25 persen diberi susu sapi). Tetapi hanya 65 persen ibu yang HIV-positif, menunjukkan bahwa terjadi “kelolosan” dalam pemberian susu formula pada yang tidak terinfeksi HIV. Di antara bayi, 18 persen HIV-positif. Beberapa ibu melaporkan bahwa klinik tidak mampu menyediakan cukup susu formula secara gratis. Kwashiorkor – sebuah bentuk kekurangan gizi pada anak terkait dengan kekurangan asupan protein – adalah satu-satunya prediktor kematian yang bermakna, bukan status HIV ibu atau bayi.

Setelah presentasi tersebut, Peggy Henderson dari WHO mengkaji ulang manfaat dan risiko menyusui pada ibu yang HIV-positif. Sejak terakhir kalinya WHO mengeluarkan saran tentang pemberian makanan pada 2000, telah terkumpul bukti yang menunjukkan bahwa menyusui bayi secara ekslusif selama enam bulan pertama terkait dengan penularan HIV yang lebih rendah dibandingkan gabungan antara menyusui dengan pemberian susu formula, penghentian pemberian air susu ibu dikaitkan dengan diare dan peningkatan mortalitas pada bayi terpanjan HIV, dan menyusui lebih dari enam bulan tampak meningkatkan ketahanan hidup bayi. Sebagai tambahan, perempuan yang memakai ART sepertinya mempunyai kemungkinan lebih rendah menularkan HIV melalui air susu ibu, meskipun penelitian tersebut belum selesai.

Pada Oktober 2006, HIV and Infant Feeding Technical Consultation menyepakati pernyataan yang menekankan bahwa pilihan pemberian makanan yang paling tepat untuk ibu HIV-positif tergantung pada keadaan masing-masing individu.

 

Pada kesimpulannya, dari Dr. Henderson menekankan pentingnya untuk “melindungi” dan mendorong pemberian air susu ibu oleh perempuan yang tidak terinfeksi HIV. Lebih lanjut, semakin banyak bukti – misalnya seperti yang disediakan oleh kejadian Botswana – memberi kesan bahwa di antara perempuan HIV-positif, manfaat pemberian air susu ibu sering melampaui risiko penularan HIV (kira-kira satu persen per bulan), terutama apabila sang ibu memiliki jumlah CD4 yang tinggi dan menerima ART.

 

Terimakasih telah membaca dan berkunjung di blog kami.

Apakah anda ingin jadi bidan: kami rekomendasikan mengenai akademi kebidanan terbaik negeri dan swata dengan biaya terjangkau

 

MENSTRUASI | SEMUA HAL TENTANG MENSTRUASI

Tanda kedewasaan atau Menstruasi

Senangnya jadi BIDAN: Apakah anda ingin jadi bidan?? Daftarkan diri anda di Kampus akademi kebidanan terbaik negeri dan swasta di Malang. di www.akademikebidanan.com

Menstruasi adalah pendarahan bulanan pada wanita. Bila terjadi menstruasi, artinya rahim seorang wanita telah siap untuk dibuahi. Darah menstruasi mengalir dari rahim melalui lubang kecil di leher rahim dan melewati keluar dari tubuh melalui Vagina . Kebanyakan periode menstruasi terakhir dari 3 sampai 5 hari, tapi dalam khasanah Islam biasanya 7 hari.

 

Apakah yang dimaksud siklus menstruasi?

Ketika periode (menstruasi) datang secara teratur, inilah yang disebut siklus menstruasi. Yaitu ketika menstruasi terjadi setiap bulan. Siklus menstruasi yang teratur merupakan tanda bahwa bagian-bagian penting dari tubuh bekerja secara normal. Siklus menstruasi menyediakan bahan kimia tubuh yang sangat penting, yang disebut hormon, fungsinya untuk membuat tubuh sehat. Hal ini juga mempersiapkan tubuh untuk kehamilan setiap bulan. Sebuah siklus dihitung dari hari pertama periode 1 untuk hari pertama periode berikutnya. Siklus menstruasi rata-rata adalah 28 hari panjang. Siklus dapat berkisar dari 21 sampai 35 hari pada orang dewasa dan dari 21 sampai 45 hari di remaja muda. Naik turunnya kadar hormonseorang wanita selama sebulan mengontrol siklus menstruasi.

 

Hal-hal apa saja yang terjadi selama siklus menstruasi?

Pada pertengahan pertama dari siklus, tingkat hormon estrogen mulai bangkit. Hormon estrogen memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan, terutama dengan pembentukan tulang yang kuat dan untuk posisi tubuh kuat seiring bertambahnya usia. Estrogen juga membuat lapisan rahim (rahim) menjadi tumbuh dan menebal. Lapisan rahim ini adalah tempat yang akan memelihara embrio jika terjadi kehamilan. Pada saat yang sama lapisan rahim berkembang, telur, atau sel telur, di salah satu indung telur mulai matang. Pada sekitar hari ke-14 dari siklus 28-hari rata-rata, telur meninggalkan ovarium. Ini disebut ovulasi.

Setelah telur telah meninggalkan ovarium, ia bergerak melewati tuba fallopi ke rahim. Kadar hormon meningkat dan membantu mempersiapkan lapisan rahim untuk kehamilan. Seorang wanita yang paling mungkin untuk hamil selama 3 hari sebelum atau pada hari ovulasi. Perlu diingat, bahwa wanita dengan siklus yang lebih pendek atau lebih lama dari rata-rata mungkin ovulasi sebelum atau setelah hari ke-14.

 

Seorang wanita menjadi hamil jika sel telur dibuahi oleh sel sperma laki-laki dan menempel pada dinding rahim. Jika sel telur wanita tidak dibuahi, ia akan pecah. Kemudian, tingkat hormon turun, dan lapisan rahim menebal yaitu menebalnya dinding rahim selama periode menstruasi.

 

Bagaimanakah siklus menstruasi .Apa yang dimaksud dengan periode menstruasi?

Selama masa menstruasi , lapisan rahim menebal dan darah akan runtuh mengalir keluar melalui vagina seorang wanita. Periode bulanan tidak sama pada setiap bulan. Ini juga berbeda dari periode pada wanita lainnya. Periode kadang ringan, sedang, atau berat dalam hal berapa banyak darah keluar dari vagina. Ini disebut menstruasi. Adapun panjang periode menstruasi juga bervariasi. Terakhir dari 3 sampai 5 hari Paling periode, dalam khasanah islam dikatakan normalnya 7 hari. Akan tetapi, periode mana saja dari 2 sampai 7 hari adalah normal.

 

Selama beberapa tahun pertama setelah menstruasi dimulai, siklus lama yang umum. Siklus seorang wanita cenderung secara perlahan –lahan menjadi lebih teratur dengan bertambah usia. Sebagian besar waktu, berada pada masa di kisaran 21 sampai 35 hari .

 

Apa saja jenis masalah periode menstruasi?

  • Masalah pada saat menstruasi , tidak sama pada setiap wanita . Ada yang mengalami nyeri perut pendarahan banyak , tapi semua ini bisa diatasi, dan bukan jadi masa yang sulit.
  • Amenore – kurangnya periode menstruasi. Istilah ini digunakan mendeskripsikan ketiadaan suatu periode dengan melakukan:
  1. Wanita muda yang belum menstruasi pada usia 15
  2. Anak perempuan yang belum memiliki periode selama 90 hari, bahkan jika mereka belum lama menstruasi
  • Penyebab tersebut dapat termasuk:
  1. Kehamilan
  2. Menyusui
  3. Ekstrim berat badan
  4. Gangguan makan
  5. Berlebihan berolahraga
  6. Tekanan

 

Kondisi yang membutuhkan pengobatan

Ketika siklus menstruasi menjadi teratur, ini berarti bahwa bagian-bagian penting dari tubuh bekerja secara normal. Dalam beberapa kasus, tidak memiliki periode menstruasi dapat berarti bahwa ovarium telah berhenti memproduksi jumlah normal hormon estrogen. Hilangnya hormon memiliki efek penting pada kesehatan secara keseluruhan. Masalah hormonal, seperti yang disebabkan oleh sindrom ovarium polikistik (PCOS) atau masalah serius dengan organ reproduksi, mungkin terlibat. Sangat penting untuk konsultasi dengan dokter jika ada masalah mengenai hal ini.

 

Dismenore – yaitu periode yang menyakitkan, termasuk kram parah. Kram menstruasi pada remaja disebabkan oleh terlalu banyak bahan kimia yang disebut prostaglandin (pro-tuh-GLAN-duhn). Kebanyakan remaja dengan dismenore tidak memiliki penyakit serius, meskipun bisa kram parah. Pada wanita lebih tua, nyeri ini kadang-kadang disebabkan oleh penyakit atau kondisi seperti fibroid rahim atau endometriosis . Untuk beberapa wanita, menggunakan bantal pemanas atau mengambil air hangat mandi membantu meringankan kram .

 

 

Beberapa obat juga bisa digunakan.

  • Ibuprofen (mata-BYU-PROH-fuhn) (misalnya, Advil, Motrin, Midol kram)
  • Ketoprofen (kunci-toh-PROH-fuhn) (misalnya, Orudis KT)
  • Naproxen (ti-PROK-suhn) (misalnya, Aleve)

Jika obat-obat ini tidak menghilangkan rasa sakit atau rasa sakit mengganggu pekerjaan atau sekolah, Maka perlu anjuran langsung dari dokter. Pengobatan tergantung pada apa yang menyebabkan masalah dan seberapa parah masalah tersebut.

  • Abnormal rahim perdarahan – perdarahan vagina yang berbeda dari periode menstruasi normal.
  • Pendarahan di antara periode
  • Pendarahan setelah berhubungan seks
  • Belum waktu siklus menstruasi
  • Banyaknya pendarahan atau lebih dari biasanya

 

Perdarahan setelah menopause

Perdarahan abnormal memiliki banyak penyebab. Dokter mungkin mulai dengan memeriksa masalah yang paling umum dalam grup usia . Beberapa hal tidak parah dan mudah untuk mengobati. Bila ada kelainan yang jadi lebih parah. Pengobatan untuk perdarahan abnormal tergantung pada penyebabnya. Dalam kedua remaja dan wanita mendekati menopause, perubahan hormon menyebabkan waktu yang lama bersama dengan siklus tidak teratur. Bahkan jika penyebabnya adalah perubahan hormonal, Mungkin perlu mendapatkan pengobatan. Harus diingat bahwa perubahan ini dapat terjadi dengan masalah kesehatan serius, seperti fibroid rahim, polip, atau bahkan kanker

Kapan menstruasi di mulai??

Di Amerika Serikat, usia rata-rata untuk seorang gadis untuk mendapatkan menstruasi pertamanya adalah 12 tahun. Ini tidak berarti bahwa semua anak perempuan dimulai pada usia yang sama. Dalam kajian islam biasanya antara umur 9-12 tahun. Seorang gadis bisa mulai kapan saja periodenya antara usia 8 dan 15. Sebagian besar, waktu periode pertama dimulai sekitar 2 tahun setelah payudara pertama mulai berkembang. Jika seorang gadis tidak memiliki periode pertama pada usia 15, atau jika sudah lebih dari 2 sampai 3 tahun sejak pertumbuhan payudara dimulai, ia harus ke dokter.

Baca Juga: Informasi tentang Kesehatan Ibu Hamil dan Makanan yang Sehat untuk Janin

Berapa lama menstruasi seorang wanita ?

Wanita biasanya memiliki periode sampai menopause . Menopause terjadi antara usia 45 dan 55, biasanya sekitar usia 50. Menopause berarti bahwa seorang wanita tidak lagi berovulasi (menghasilkan telur) atau jangka dan tidak dapat lagi hamil. Seperti menstruasi, menopause dapat bervariasi dari wanita dengan wanita dan perubahan ini dapat terjadi selama beberapa tahun.

Waktu ketika tubuh mulai memasuki ke menopause disebut transisi menopause. Hal ini dapat berlangsung dari 2 sampai 8 tahun. Beberapa wanita memiliki menopause dini karena pengangkatan rahim, pembedahan atau perawatan lainnya, penyakit, atau alasan lain. Jika tidak memiliki periode selama 90 hari, maka perlu memeriksa kedokter . Ia akan memeriksa kehamilan, menopause dini, atau masalah kesehatan lainnya yang dapat menyebabkan menstruasi untuk menghentikan atau menjadi tidak teratur.

 

 

Kapan seorang gadis harus menemui dokter mengenai masa menstruasi?

  • Belum menstruasi pada usia 15.
  • Belum menstruasi dalam waktu 3 tahun setelah pertumbuhan payudara dimulai, atau jika belum payudara mulai tumbuh pada usia 13.
  • Menstruasi tiba-tiba berhenti untuk lebih dari 90 hari.
  • Menstruasi tidak beraturan setelah memiliki rutin, siklus bulanan.
  • Menstruasi terjadi lebih sering daripada setiap 21 hari atau kurang sering daripada setiap 35 hari.
  • Pendarahan selama lebih dari 7 hari.
  • Perdarahan lebih banyak dari biasanya atau menggunakan lebih dari 1 pad atau pembalut setiap 1 sampai 2 jam.
  • Pendarahan antara periode.
  • Adanya rasa sakit parah selama haid.
  • Tiba-tiba mengalami demam dan merasa sakit setelah menggunakan pembalut.

 

Seberapa sering mengganti pembalut?

Mengganti pembalut sebelum itu menjadi basah kuyup dengan darah. Setiap wanita bisa memutuskan untuk dirinya sendiri apa yang terbaik. Harus mengubah pembalut setidaknya setiap 4 sampai 8 jam. Pastikan untuk menggunakan pembalut serap terendah yang diperlukan untuk aliran darah. Misalnya, gunakan pembalut junior atau reguler pada hari masih sedikit . Menggunakan pembalut serap super pada hari-hari teringan meningkatkan resiko untuk toxic shock syndrome (TSS). TSS adalah penyakit langka tapi kadang-kadang mematikan. TSS ini disebabkan oleh bakteri yang dapat menghasilkan racun. Jika tubuh tidak dapat melawan racun, maka sistem kekebalan (pertahanan tubuh) bereaksi dan menyebabkan gejala TSS.

 

Wanita muda mungkin lebih mudah untuk mendapatkan TSS. Menggunakan segala jenis pembalut menempatkan pada risiko lebih besar untuk TSS daripada menggunakan pembalut herbal.

 

Demikianlah pembahasan panjang lebar mengenai menstruasi dari kami. Terimaksih telah mebacanya.

Sudahkah anda tahu tentang akademi kebidanan terbaik negeri dan swasta di malang??? klik di akademi kebidanan D3 terbaik

 

PERKEMBANGAN BAYI DIDALAM KANDUNGAN DARI MINGGU KE MINGGU

Perkembangan Bayi Dalam Kandungan Anda Minggu Per Minggu (0-12 minggu)

Selamat datang di website kami. Disini kami akan membahas tentang perkembangan bayi di dalam kandungan dari minggu ke minggu. Hal ini perlu kita pahami bersama, karena perkembangan tersebut nantinya akan mempengaruhi natri yang diasup oleh ibu hamil. Maka dari itu kami membahasnya disini secara detail.

Lihat Juga: Kampus akademi kebidanan (akbid)  terbaik biaya terjangkau di Malang

Minggu ke 1:

Pada minggu pertama ini, seorang wanita mengalami menstruasi yang terakhir sebelum kehamilan. Seorang wanita biasanya terjadi pendarahan dan hormoe-hormon ditubuh mempersiapkan sel telur untuk kemudian dilepaskan.

 

Minggu ke 2 :

Pada minggu ke 2, Uterus seorang perempuan (dinding rahim) menebal dan mempersiapkan untuk tahap ovulasi.

 

Minggu ke 3:

Pada minggu ke 3, seorang wanita mengalami masa ovulasi (pelepasan sel telur). Kehamilan terjadi pada saat ini. Pembuahan terjadi pada saat sperma dari pasangan anda bertemu dengan sel telur anda di tuba falopi. Pembuahan memerlukan waktu 4 hari, setelah telur dibuahi maka dinamakan zygote yang nantinya akan menjadi bayi.

 

Minggu ke 4:

Pada minggu ke 4, yaitu reaksi buah si zygote kecil untuk menemukan tempat didalam rahim. Dengan berakhirnya minggu ini, seorang wanita tidak mendapat menstruasi, dan menjadi tanda pertama kemungkinan kehamilan. Pada beberapa wanita mendapatkan sedikit perdarahan dan disalahpahami sebagai menstruasi, sebenarnya perdarahan yang sedikit itu karena implatasi dari zygote ke dinding rahim seorang wanita.

 

Minggu ke 5:

Pada minggu ke 5, kuran bayi di dalam kandungan sekitar sebuah biji apel dan pada minggu ini disebut sebagai embrio, jadi bayi itu masih dikatakan embrio. Bayi seorang wanita sudah mempunyai detak jantung sendiri, plasenta dan tali pusat sudah berkerja sepenuhnya pada minggu ke 5 ini. Vesikel-vesikel otak primer mulai terbentuk, sistim saraf mulai berkembang.

 

Minggu ke 6:

Pada minggu ke 6, embrio terlihat seperti berudu (anak kodok). Pada minggu ke 6 ini dapat mengenali kepala, ekor, tangan dan anggota badan masih seperti tunas.

Pada minggu ke 6 ini pembentukan awal dari hati, pankreas, paru-paru, kelenjar tiroid dan jantung.

 

Minggu ke 7:

Pada minggu ke 7, Jantung bayi didalam kandungan sudah terbentuk lengkap. Saraf dan otot bekerja bersamaan unutk pertama kalinya. Bayi mempunyai reflek dan bergerak spontan (ibu hamil belum dapat merasakannya). Akhir minggu ke 7 ini otak akan terbentuk lengkap.

 

Minggu ke 8:

Pada minggu k3 8, embrio sudah berukuran panjang sekitar 25-30 mm. Lengan dan kaki sudah terbagi menjadi komponen paha, kaki, tangan, lengan, bahu. Organ reproduksinya mulai terbentuk begitu juga dengan kartilago dan tulang. Telinga luar sudah terbentuk sempurna, mata membentuk pigmen. Didalam otak, jaringan saraf berhubungan dengan lobi penciuman di otak. Jantung sudah memompa dengan kuat dan irama sudah mulai teratur.

 

Minggu ke 9:

Pada minggu ke 9, Pergerakan pertama fetus dapat dideteksi dengan USG. Pada minggu ini perut dan rongga dada sudah terpisah dan otot mata dan bibir atas terbentuk.

 

Minggu ke 10:

Pada minggu ke 10, Tulang bayi sudang menggantikan kartilago. Diafragma memisahkan jantung dan paru-paru dari perut. Otot leher terbentuk. Otak berkembang cepat dalam bulan terakhir ini sehingga proporsi kepala lebih besar daripada tubuh.

 

Minggu ke 11:

Organ seks luar bayi sudah terbentuk, juga folikel-folikel rambut dan gigi. Bayi sudah dapat menelan cairan amnion dan mengeluarkan kembali (kencing).

 

Minggu ke 12:

Ukuran fetus seorang wanita sudah mancapai sekitar 8 cm. Semua organ vital bayi sudah terbentuk. Dengan signal dari otak, otot akan merespon dan bayi sudah dapat menendang.

 

 

Akhir trimester pertama,organ-organ tubuh bayi sudah terbentuk. Rasa mual dan lelah pada anda sudah hilang. Perkembangan selanjutnya anda akan melihat pertumbuhan bayi (dan juga anda) bertumbuh lebih besar.

 

 

Perkembangan bayi anda pada bulan kehamilan 13-28 minggu (trimester ke dua)

 

Minggu ke 13:

Panjang bayi sekitar 7,5 cm dengan trakea, paru-paru, perut,hati, pankreas, dan usus berkembang ke fungsi terakhir. Pita suara mulai terbentuk, dan tunas gigi muncul dengan 20 gigi bayi. Pada minggu ini jari tangan, telapak kaki, mulai terlihat.

 

 

Minggu ke 1 4:

Pada minggu ini organ seks bayi sudah dapat dibedakan antara laki dan perempuan. Denyut jantung bayi berdetak kuat (detak jantung hampir 2x lebih cepat dari ibunya) dan seorang wanita dapat mendengarkannya ketika di dokter. Bayi sudah memberi respon terhadap dunia diluar rahim ibu, bayi mungkin akan bergerak bila ibu mengusap perutnya, tapi seorang ibu mungkin masih belum dapat merasakannya.

 

Minggu ke 15:

Pada minggu ke 15 ini, Bayi ibu hamil sudah mulai dapat mendengarkan ibunya, mendengarkan denyut jantung ibunya, suara perut ibunya, juga suara mulut ibunya.

Sekarang bayi ibu hamil sudah mulai mempunyai rambut di kepalanya, juga bulu mata dan alis. Ukurannya sekarang 114 gram dengan panjang sekitar 15cm.

 

Minggu ke 16:

Jika seorang ibu hamil melakukan USG saat minggu ke 16 ini, mungkin anda dapat mengetahui jenis kelamin. Otot bayi sudah berkembang dan menjadi kuat. Gerakannya semakin aktif. Mulai mengisap ibu jarinya, menguap, merenggangkan tubuhnya, sudah menelan-kencing dan cengukan.

Pada minggu ke 16 ini jika sinar terang diletakkan diperut ibu hamil, bayi akan mengerakkan tangan dan matanya.

 

Minggu ke 17:

Masih banyak ruang dalam rahim anda bayi akan bergerak merasakan sekitarnya. Kulit bayi anda berkembang dan transparan. Terlihat merah sebab pembluh darah masih terlihat jelas.

 

Minggu ke 18:

Sekarang bayi sudah dapat mendengarkan suara dari luar tubuh anda, bayi akan bergerak atau melompat ketika mendengarkan suara keras.

Otot bayi sudah dapat berkontraksi dan relaks, bayi sudah dapat menendang atau meninju. Bergerak sangat aktif , dalam minggu ini mungkin anda sudah dapat merasakan gerakan putarannya untuk pertama kali.

 

Minggu ke 19:

Sekarang panjang bayi anda sekitar 23 cm. Jika anda belum juga merasakan bayi anda, mungkin anda akan mulai mersakan gerakkanya minggu ini.

 

Minggu ke 20:

Otot bayi anda semakin kuat tiap minggu. Jika anda masih belum dapat meraakan gerakkanya, anda pasti akan merasakan gerakkanya sekarang. Anda mungkin salah mengartikan gerakkanya pertama kali sebagai angin, karena terasa seperti letupan gelembung-gelumbung didalam.

Bayi anda bergerak sekitar 200 kali sehari , tapi anda hanya akan merasakan sedikit dari semua gerakan ini.

 

Minggu ke 21:

Panjang sekitar 28 cm. Anda akan merasakan lebih banyak gerakan bayi anda sekarang karena bayi makin aktif.

 

Minggu ke 22:

Bayi anda sadar akan lingkungannya dan bayi akan merasa tenang ketika mendengarkan suara dan sentuhan anda diperut. Tubuh bayi mulai memproduksi sel darah putih. Ini penting untuk bayi dalam melawan penyakit dan infeksi.

 

Minggu ke 23:

Panjangnya sekitar 23 cm. Sekarang ukuran kepalanya sudah sesuai dengan tubuhya . Saat ini bayi terlihat sama seperti akan lahir nanti tapi lebih kecil dan kurus saat ini.

Anda dapat mendengarkan detak jantung bayi anda dengan stestoskop.(letakkan stestoskop langsung diperut anda). Pertumbuhan otak sangat cepat.

 

Minggu ke 24:

Pendengaran bayi sudah terbentuk sempurna. Bayi akan bergerak dengan suara musik dari luar. Bayi membentuk pola kapan saat tidur dan kapan saat bangun, anda akan merasakan dengan suatu saat bayi bergerak terus, dan saat lain tidak.

 

Minggu ke 25:

Bayi mulai berlatih bernafas dengan menghirup dan menhembuskan cairan amnion, yang mana kadang membuat bayi cegukan—dan anda akan dapat merasakannya juga.

 

Minggu ke 26:

Bayi sudah mempunyai lemak dibawah kulit, yang akan membantu mengontrol suhu tubuhnya pada saat lahir. Wajah dan tubuhnya secara umum akan terlihat bayi saat lahir. Panjang sekitar 28-32 cm dengan berat sekitar 680 gram.

 

Minggu ke 27:

Matanya sudah terbuka dan melihat sekelilingnya untuk pertama kalinya. Bayi terlihat seperti bernafas tetapi sebenarnya bayi mengambil air bukan udara. Ini merupakan latihan yang baik untuk paru-parunya.

 

Minggu ke 28:

Pada bayi laki testis akan turun ke kantung skrotum.

Jaringan otak berkembang. Sekarang bayi anda dapat bermimpi.

 

 

Perkembangan bayi anda minggu ke 29-40 (trimester ke tiga)

 

Minggu ke 29:

Posisi bayi saat ini mempersipakan diri seperti posisi lahir dengan kepala kearah bawah. Jaringan lemak terus terbentuk.

 

Minggu ke 30:

Bayi anda mengisi hampir seluruh ruang di rahim anda. Ketika bayi menendang atau mendorong, anda dapat melihat kaki atau tangannya bergerak dibawah kulit perut anda.

Otak berkembang sangat cepat.

 

Minggu ke 31:

Bayi makin bertumbuh besar, maka ruangan rahim menjadi lebih sedikit, bayi akan berkurang gerakknya. Bayi kemungkinana dalam posisi melengkungkan badan dengan dengkul dilipat, dagu di dadanya dan tangan dan kaki saling bersilang.

 

Minggu ke 32:

Bayi berada dalam posisi kepala dibawah sampai nanti lahir. Bayi akan tetap menendang, gerakan rata-rata sehari meningkat 375 perhari, tapi anda tidak akan merasakan semuanya ini, 10 gerakan sehari sudah normal.

 

Minggu ke 33:

Anda akan makinmerasakan gerakknya karena bayi mengisi hampir seluruh ruang rahim. Gerakan akan menjadi aktif suatu waktu yang membuat anda tak nyaman,terutama ketika kakinya dibawah tulang rusuk anda.

Bayi mempunyai seluruh rambutnya pada minggu ini.

 

Minggu ke 34:

Pertumbuhan terutama pada otak dalam minggu –minggu ini.

Semua system tubuh sudah terbentuk sempurna, walaupun paru-paru masih tetap belum matang.

Bayi memberi respon terhadap suara yang familiar.

 

Minggu ke 35:

Bayi terus menambah cadangan lemak bawah kulitnya. Kepala bayi sudah mulai memasuki panggul.

 

Minggu ke 36:

Mulai dari minggu ini bayi sudah mempunyai ukuran dan kematangan yang siap untuk lahir. Jika bayi lahir pada minggu ini bayi lahir premature tetapi akan bayi akan baik saja.

Pada bulan terakhir kehamilan ini bayi akan mendapat antibody dari ibunya, seperti campak.

Lemak akan terus bertambah diabwah kulit bayi setiap hari.

 

Minggu ke 37:

Bayi akan terus berlatih untuk mengerakkan paru-parunya, karena bayi akan bernafas setelah dilahirkan.

Jika posisi kepala bayi dibawah maka kemungkinana kepala sudah memasuki panggul ibu pada minggu ini.

 

Minggu ke 38:

Reflek bayi sudah terkoordinasi, bayi sudah dapat mengedipkan mata, mengerakkan kepala, memegang, dan merespon suara, sentuhan, dan cahaya.

Bayi sudah dapat membedakan antara terang dan gelap.

 

Minggu ke 39-40:

Bayi sudah siap untuk lahir.

Bayi sudah terlihat cukup montok sekarang, dengan lemak yang terbentuk dibawah kulitnya, akan mampu mengatur suhu tubuhnya saat lahir.

Kulit bayi halus dan lembut. Berat bayi sekitar 2.7kg-3.2kg dengan panjang sekitar 50 cm.

Baca juga: makanan sehat untuk janin

Hal-hal yang harus diketahui oleh ibu hamil mengenai fase-fase perkembangan janin dalam rahim serta makanan yang baik dikonsumsi untuk menunjang tumbuh kembang janin yang maksimal

Berikut ini merupakan informasi yang penting bagi ibu hamil ketahui yaitu tentang fase-fase perkembangan janin dalam rahim serta makanan yang baik dikonsumsi untuk menunjang tumbuh kembang janin yang maksimal.

Apakah anda ingin masuk akademi kebidanan terbaik di malang?

Pengetahuan secara umum mengenai kehamilan baru, bisa diketahui setelah usia hamil 4 minggu. Pada waktu 4 minggu, janin masih berbentuk embrio.Sangat dianjurkan untuk mulai mengkonsumsi makanan yang mengandung folic acid. Senyawa zat ini dapat ditemukan pada sayuran seperti kembang kol, brokoli, kol dan wortel dan masih banyak lainnya, bisa anda tanyakan ke dokter, Juga ada pada buah-buahan seperti jeruk, alpukat, dan jambu klutuk. Folic acid juga banyak terdapat pada sereal berbahan jagung atau gandum. Jagung alhamdulillah di Indonesia sangat banyak.

Seiring dengan berjalannya waktu, janin selalu berkembang dan tumbuh, pada saat janin berusia 3 sampai 4 bulan janin mulai membentuk anggota-anggota tubuh. Ginjal dan hati mulai berfungsi. Lalu sidik jari juga mulai terbentuk. Pada saat itu syaraf-syaraf otak mulai tumbuh dan berkembang dengan pesat pada janin.

Kemudian pada masa hamil usia 4 bulan janin/bayi sudah mulai dapat bergerak-gerak di dalam rahim seorang ibu. Pada janin mulai tumbuh tulang yang terus berkembang dan bertambah panjang. Untuk kesehatan janin dalam kandungan, ibu hamil sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan sehat yang mengandung banyak magnesium, kalsium, vitamin D, vitamin B, dan juga Omega 3.

Magnesium seperti halnya kalsium, zat ini berguna sebagai zat yang menunjang pertumbuhan tulang. Berbagai penelitian menyebutkan bahwa asupan magnesium yang cukup pada trimester pertama kehamilan akan mempengaruhi berat,  panjang, dan lingkar kepala pada bayi. Disamping itu, magnesium juga berperan dalam pembentukan otot-otot pada janin. Bahan makanan yang mengandung banyak magnesium diantaranya: sayuran hijau, kacang-kacangan, melon, dan gandum.Perlu diwaspadai dan disiasati bahwa sampai kandungan berusia 4 bulan ibu hamil akan sering mengalami morning sickness dan rasa mual yang sangat. Walaupun usia kehamilan sudah mencapai 5 bulan, selera makan ibu hamil  biasanya sudah mulai membaik karena morning sickness sudah mereda. Akan tetapi, pada sebagian ibu hamil tetap mengalami rasa mual dan ingin muntah hingga waktu yang lebih lama.

Pada bulan ke-5 pertumbuhan bayi berkembang sangat pesat. Bulu mata dan alis telah terbentuk sempurna, begitu juga dengan kuku jari kaki dan tangannya. Pada saat itu, makanan sehat dengan gizi seimbang tetap dibutuhkan oleh ibu hamil, tetapi perlu adanya tambahan asupan vitamin A dan kalsium. Vitamin dapat diperoleh dari sayuran seperti wortel, sedangkan kalsium dapat diperoleh dari susu.

Kalsium sangat  dibutuhkan oleh bayi dalam kandungan, karena tulang bayi masih terus berkembang. Dan cikal bakal gigi juga sedang dibentuk.  Cara yang paling mudah untuk mendapatkan asupan kalsium adalah melalui susu. Pada saat itu, otak bayi juga sedang berkembang dengan pesat. Mengkonsumsi makanan yang mengandung  omega 3 dapat  mendukung perkembangan otaknya. Beberapa jenis majanan sebagai sumber omega 3 diantaranya: ikan sardin, ikan salmon, makarel, telur, tahu, kacang kedelai, sayuran hijau, keju, susu dan wijen. Akan tetapi kami sarannkan untuk mengkonsumsi ikan sarden yang instan, karena banyak mengandung bahan kimianya.

Saat memasuki bulan ke-7, semua anggota badan bayi dalam kandungan ibu telah terbentuk . Akan tetapi Ibu hamil tetap perlu  berhati-hati karena bayi dapat lahir sebelum waktunya dan akibatnya akan lahir sebagai bayi prematur (walaupun tidak semuanya seperti itu) . Makanan sehat dengan kandungan gizi berimbang sangat diperlukan untuk menjaga pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam kandungan serta mehjaga kesehatan ibu hamil agar tidak menurun dan tetap fit atau sehat karena pada masa-masa ini perkembangan bayi dalam kandungan ibu sangat pesat.

By: akademi kebidanan terbaik di Malang

Informasi tentang Kesehatan Ibu Hamil dan Makanan yang Sehat untuk Janin

Makanan yang sehat untuk janin perlu menjadi perhatian khusus bagi ibu yang sedang hamil. Karena bagaimana pun makanan merupakan salah satu faktor utama yang penting dan menjsdi penentu dari kesehatan tersebut. Baik itu kaseahatan pada sang ibu hamil ataupun juga kesehatan janin didalam kandungan ibu. Oleh karena itu, segala asupan makanan pada ibu hamil harus dijaga sejak mulai awal kehamilan. Makanan dan asupan gizi yang baik dan seimbang pada ibu hamil nantinya akan memberi pengaruh bagi tumbuh kembangnya janin supaya menjadi optimal. Sehingga pada akhirnya akan melahirkan generasi terbaik bangsa.

Baca Juga: akademi kebidanan terbaik di malang

Sejak masa awal kehamilan, asupan gizi pada ibu hamil sangat mempengaruhi proses pembentukan dan perkembangan sel janin, organ tubuh janin pada akhirnya  akan membentuk tubuh janin yang utuh.

Selain dari itu selama proses kahamilan berlangsung, juga terjadi perubahan, baik secara fisik maupun secara hormonal. Perubahan fisik mungkin telah banyak diketahui, salah satunya yaitu meningkatnya berat badan ibu hamil, namun perubahan sistem metabolisme pada tubuh ibu hamil  mungkin belum banyak diketahui secara luas. Perubahan yang terjadi pada sang ibu hamil meliputi perubahan pada sistem pencernaan, kardiovaskuler (pembuluh darah dan jantung), saluran kemih ,pulmonal (paru dan pernapasan) dan lain sebagainya. Dengan adanya perubahan sistem metabolisme di dalam tubuh ibu hamil, maka dapat juga berdampak pada asupan gizi dari makanan ibu hamil. Dengan adanya perubahan-perubahan tersebut, maka selama masa kehamilan kesehatan ibu juga menjadi sangat rentan terhadap penyakit.

Pengetahuan tentang kesehatan ibu hamil memang sudah seharusnya diketahui oleh ibu-ibu agar kesehatan ibu dan janin dalam kandungan tetap terjaga perkembangan dan kesehatannya. Dengan memiliki pengetahuan selama masa kehamilan tersebut, sang ibu dapat memaksimalkan potensi pertumbuhan dan perkembangan janin serta menghindari berbagai hal yang dapat berakibat buruk pada pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan. Sekaligus juga mewaspadai adanya peningkatan angka kematian yang terjadi pada ibu hamil.

Akan tetapi, sebagai seorang ibu juga harus tetap mewaspadai setiap informasi yang didapat. Karena dengan  derasnya arus informasi yang ada sekarang ini, tidak semua informasi dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Misalnya Mengkonsumsi ikan itu baik untuk kesehatan ibu hamil, tidak boleh langsung digunakan resep tersebut, akan tetapi ibu hamil sebaiknya mencari informasi lebih lanjut. Apakah yang dimaksud adalah semua jenis ikan termasuk daging? Apakah yang dimaksud ikan air laut atau air tawar? Ataukah yang dimaksud adalah jenis ikan tertentu yang memiliki kandungan zat gizi dan protein tertentu? Mungkin juga ada informasi yang menyebutkan bahwa makanan pada ibu hamil harus mengandung banyak protein, apakah berarti harus memperbanyak konsumsi daging? Namun, di sisi lain daging mengandung banyak lemak dan kolesterol. Lalu bagaimana dengan konsumsi telur? Bukankah telur juga menjadi salah satu sumber kolesterol? Hal tersebut perlu diperjelas dan ditanyakan pada ahlinya. Ibu hamil dapat mencari informasi tambahan mengenai hal itu, atau dapat bertanya langsung pada temannya yang pernah hamil. Atau bila ingin yakin ibu hamil dapat berkonsultasi langsung pada dokter ahli.

Baca juga: informasi yang penting ibu hamil ketahui yakni tentang fase-fase perkembangan janin dalam rahim serta makanan yang baik dikonsums